SENANDUNG
KERINDUAN IV
Sejuta hasrat untuk bersua
Beribu riang berbalut lara
Pesona nikmat dalam surga
Mengalun tembang penantian insan yang rela
Tinggalkan rasa letih dalam dada
Menghalau nafsu dan angkara
Bangkitkan gelora kasih sesama
Alirkan gemericik langgam kebersamaan
Hati...hati nan perkasa
Tafakkur dalam do’a dan sembah-NYA
Hasrat raih segala rahmat
Rengkuh indahnya do’a dan pengampunan
Marhaban
Ya Ramadhan
Bulan
penuh rahmat dan ampunan
Ungkapkan
rindu kasih Ilahi
Dari
hati insan yang bernurani
Alqur’an penuh mukjiyat lahir bersamamu
Lailatul qodar penuh Rahmat menyertaimu
Bangkitkan rinduku....
Atas rangkaian nikmat dan karunia-MU
BY:
HERY SARWANTO
SENANDUNG KERINDUAN V
Dingin
menggigil
Derita
di antara sejuta karya
Tatanan
etalase terpancar ke angkasa
Ciptakan
gending lembut berasa hampa
Angan-angan yang terbang
ke awan
Ciptakan jaring
laba-laba kekuasaan
Rintih dan perih tiada
berarti
Tangisan tak jadi
hambatan ambisi
Ambisi
yang matikan empati diri
Tinggi
hati hilangkan rasa peduli
Ku
rindu... hadirnya kepedulian
Ku
rindu... senyuman lahir dari hati terdalam...tanpa keterpaksaan
BY:
HERY SARWANTO
SENANDUNG KERINDUAN VI
Gemeretak menggelegar di udara
Suara hati nan lara
Aroma dusta
Bangkitkan genderang arogansi nyata
Suara-suara tanpa birama
Hadirkan hari penuh lara
Luluhkan semangat kreasi dan ide kerja
Bangkitkan rasa malas untuk berkarya
Ide-ide persekongkolan
Wajah-wajah penuh muslihat
Tembang dusta dan durjana pimpinan
Tanpa irama duli dan kebersamaan
Ku
rindu.....hadirnya rasa empati
Ku
rindu.....suara lembut dari dalam hati
Alunkan
tembang kesamaan penghargaan
Lukiskan
nuansa adil dan melihat kenyataan
BY:
HERY SARWANTO
Tidak ada komentar:
Posting Komentar